Search

Terpopuler - Laba PT Adaro Turun Jadi US$224.049

INILAHCOM, Jakarta - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mengalami penurunan laba bersih per 30 juni 2018 menjadi US$224.049 dari US$248.932 pada periode yang sama tahun 2017.

Pendapatan perseroan pada periode ini menjadi US$,1,61 juta dari US$1,5 juta. Untuk beban pokok pendapatan menjadi US$1,11 juta dari US$1,01 juta. Sedangkan laba bruto menjadi US$492.002 dari US$532.665.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu. Beban usaha menjadi US$10.710 dari US$7.453. Jadi laba usaha menjadi US$391.444 dari US$446,684.

Sementara biaya keuangan menjadi US$29.739 dari US$29.068. Pendapatan keuangan menjadi US$11.967 dari US$3,929.

Laba sebelum pajak menjadi 386.183 dari US$431.189. Untuk beban pajak penghasilan menjadi US$162.134 dari US$182.257. Jadi laba bersih menjadi US$224,049 dari us$248.932.

Sementara untuk total aset perseroan menjadi US$6,7 juta dari US$6,8 juta. Untuk total liabilitas menjadi US$2,6 juta dari US$2,7 juta.

ADRO adalah emiten yang bergerak dalam bidang usaha perdagangan, jasa, industri, pengangkutan batubara, perbengkelan, pertambangan, dan konstruksi. Entitas anak bergerak dalam bidang usaha pertambangan batubara, perdagangan batubara, jasa kontraktor penambangan, infrastruktur, logistik batubara, dan pembangkitan listrik.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Adaro Energy Tbk, yaitu PT Adaro Strategic Investments (43,91%) dan Garibaldi Thohir (presiden direktur) (6,18%).

pada penutupan perdagangan Jumat(24/8/2018), saham ADRO di harga Rp1.910 per saham dari pembukaan di Rp1.940 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham ADRO di Rp2.550 per saham pada penutupan 30 Januari 2018. Untuk harga terendah di Rp1.625 per saham pada penutupan 8 Mei 2018.

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Terpopuler - Laba PT Adaro Turun Jadi US$224.049 : https://ift.tt/2MzRDMP

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Terpopuler - Laba PT Adaro Turun Jadi US$224.049"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.