Search

Terpopuler - Bulan Depan Rupiah Bisa Tembus Rp14.800/US$

INILAHCOM, Jakarta - Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira meyakini Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve akan menaikan suku bunga dalam waktu dekat.

"Dari pidato Jerome Powell pada Jumat lalu secara tegas The Fed akan konsisten menaikkan bunga acuan sebagai langkah antisipasi perbaikan ekonomi AS. Inflasi AS diprediksi segera menyentuh angka 2% yang merupakan target Fed. Disisi yang lain data tenaga kerja AS cukup positif dengan tingkat pengangguran dikisaran 4%," kata Bhima kepada INILAHCOM di Jakarta, Minggu (26/8/2018).

Menurut dia, proyeksinya Fed rate akan naik pada rapat FOMC bulan September dan Desember 2018, masing masing sebesar 25 bps. Imbas kenaikan Fed rate ini, akan membuat aset berdenominasi dolar lebih menarik shingga investor global mengalihkan aset dari negara berkembang ke AS.

"Capital reversal atau arus pembalikan modal yang rentan terjadi baik di pasar surat utang maupun saham mulai terjadi sejak pekan lalu," ujar dia.

Kenaikan ini diprediksi membuat nilai tukar rupiah diprediksi akan melemah lagi pada dollar Amerika Serikat (AS). Bank Indonesia harus merespon kenainaknitu.

"Rupiah diperkirakan terdepresiasi hingga level 14.800 pada akhir September 2018. Kemungkinan terburuk masih bisa terjadi jika Bank Indonesia tidak melanjutkan kenaikan bunga acuan sebgai langkah antisipasi penyesuaian Fed rate," kata dia.

Kemudian, dampaknya juga akan memicu imported inflation karena biaya impor barang dan biaya logistiknya semakin mahal. Untuk itu, pemerintah harus mengambil langkah untuk menjaga rupiah.

"Kalau rupiah terlalu liar bukan hanya memukul produsen, retailer tapi juga konsumen. Inflasi disemester 2 mulai meningkat," ujar dia. [hid]

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Terpopuler - Bulan Depan Rupiah Bisa Tembus Rp14.800/US$ : https://ift.tt/2o97Mdw

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Terpopuler - Bulan Depan Rupiah Bisa Tembus Rp14.800/US$"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.