Search

Terpopuler - Tata Hati, Yakini Perubahan itu Biasa

PENGAJIAN malam Jum'at Manis (Legi) kemarin ramai sekali. Pengajian ini dirancang khusus untuk bicara tentang hati, tentang psikologi agama. Tadi bicara tentang pandangan Ibnu Athaillah As-Sakandari yang menyatakan bahwa hati itu bagaikan rumah dengan enam pintu. Jika pintu-pintu itu tak dijaga maka harta paling berharga yang ada dalam hati itu, yakni kebahagiaan dalam tauhid, akan dicuri oleh maling-maling kebahagiaan.

Kalau pintu-pintu itu terjaga rapi dan ketat, tak ada alasan untuk tidak bahagia karena keyakinan akan kehendak dan kuasa Allah menjadi dasar hidupnya. Perubahan-perubahan yang terjadi di sekitarnya tak akan mampu merobek kebahagiaannya.

Tenang dan santai menjadi pilihan sikapnya. Tak tergesa menghukumi sesuatu, selalu berusaha mencari hikmah dengan tadabbur dan tafakkur karena selalu saja ada sisi tak tampak dari yang tampak. Demikian juga selalu ada yang berubah dalam perjalanan waktu.

Teringat kata bijak yang juga saya sampaikan dalam kajian tadi: "Jangan tergesa-gesa memuji atau mencela seseorang. Bisa jadi orang yang membahagiakanmu kini adalah yang menyakitimu besok. Banyak kasus, orang yang menyakitimu kini ternyata membahagiakanmu besok."

Jangan tergesa-gesa menilai. Hidup ini masih koma, belum titik. Salam, AIM. [*]

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Terpopuler - Tata Hati, Yakini Perubahan itu Biasa : https://ift.tt/2mAV3iN

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Terpopuler - Tata Hati, Yakini Perubahan itu Biasa"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.