Search

Terpopuler - Didemo, Neno: Ganti Presiden Hak Konstitusional

INILAHCOM, Jakarta - Ustadzah Neno Warisman mengaku sedih atas adanya insiden penolakan dirinya saat tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (29/7/2018) malam.

Pasalnya, aksi unjuk rasa tersebut dlakukan di bandara yang dikategorikan sebagai objek vital dimana tidak diperkenankan digelar demonstrasi maupun aksi pengerahan massa sejenisnya.

"Saya sedih banget, sedih sekali ya karena sebenarnya kita faktual objek viral nggak boleh ada massa kumpul banyak. Kenapa harus gitu?," kata Neno dalam tayangan video yang diunggah akun yon bayu, Sabtu (28/7/2018).

Ia menyayangkan adanya aksi unjuk rasa ini. Hal ini dikarenakan kedatangannya di Batam dilakukan bukan untuk melakukan perbuatan kejahatan melainkan menggunakan hak konstitusionalnya yang dijamin Undang-undang.

"Kita ini warga negara mau menyuarakan pedapat kita, berekspresi dijamin Undang-undang. Gerakan relawan ganti presiden ini konstitusional, dijamin Undang-undang. Nggak melanggar apa-apa. Kenapa harus sampai gini sih?" ungkapnya.

Neno kemudian mengaku belum tahu bagaimana dirinya bisa keluar dari bandara dengan melewati kerumunan massa. Namun ia menjanjikan tetap akan berusaha untuk hadir dalam acara yang akan berlangsung esok hari.

"Sekarang masih di bandara. Ada beberapa orang katanya anggota DPRD mau keluar lewat belakang. Jadi kayak apa ya? Kayak sesuatu yang mengerikan. Mudah-mudahan masyarakat Batam, terutama melihat ini saya teman-teman ingin sekali hadir. Insya Allah kita tetap bertemu dan aparat, pihak kemananan diharapkan bisa berlaku baik kepada kita semua," tandasnya.

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Terpopuler - Didemo, Neno: Ganti Presiden Hak Konstitusional : https://ift.tt/2LVtPOR

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Terpopuler - Didemo, Neno: Ganti Presiden Hak Konstitusional"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.