Search

Terpopuler - Soal Dokumen AS Kaitkan Prabowo, PKS: No Comment

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah membuka diri untuk tokoh lain agar menggantikan dirinya sebagai capres 2019, jika dirinya tidak lagi dipercaya maju.

Hal ini disampaikan Prabowo saat berpidato dalam acara Ijtima' Ulama yang digelar oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Beragam spekulasi muncul atas kesiapan Prabowo untuk tak diusung sebagai capres. Salah satu penyebabnya dibukanya dokumen rahasia tentang kaitan Prabowo jelang kerusuhan Mei 1998 dan peran AS di tahun 1997-1999 di Indonesia melalui departemen luar negeri negara adidaya itu.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku pihak koalisi enggan mengomentari soal dokumen AS yang terkesan memojokkan sang ketua umum Gerindra hingga menjadi sorotan media belakangan ini.

"Nggak ngerti kami. Kami juga nggak tahu mau komentar apa, no comment," ujar Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf kepada INILAHCOM, Jakarta, Sabtu (28/7/2018).

Ia hanya mengatakan bahwa untuk pilpres nanti, PKS bersama parpol koalisi lainnya sepakat untuk mengusung figur yang memiliki citra diri nasionalis dan sosok yang selama ini dikenal dekat dengan umat.

"Pertemuan ulama merekomendasikan calon itu dari kelompok nasionalis dan religius atau sanrti. Kombinasi keduanya itulah yang dipegang PKS, belum berubah sampai sekarang," tandasnya.

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Terpopuler - Soal Dokumen AS Kaitkan Prabowo, PKS: No Comment : https://ift.tt/2Aj7cmg

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Terpopuler - Soal Dokumen AS Kaitkan Prabowo, PKS: No Comment"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.