
INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kembali melayangkan kritik pedas untuk penguasa terkait penegakkan hukum di Indonesia. Lewat akun twitternya, Fahri menyebut, sebuah negara bisa rusak karena faktor pemimpin.
"Ikan membusuk dari kepalanya. Negara rusak karena pemimpinnya. Mustahil kepemimpinan yang komit kepada penegakan hukum tegak jika penegak hukumnya berpolitik untuk kekuasaan pemimpinnya. Terlalu kentara permainan ini, mustahil pemimpin tidak mengerti. #ArahBaru2019," kicau akun @Fahrihamzah, Rabu (6/3/2019).
Tak lama kemudian, fahri kembali berkicau. Ia menulis sangatlah tidak mungkin jika pemimpin adalah orang yang bersih dan di saat bersamaa semua bawahannya kotor.
"Mustahil kita punya pemimpin tertinggi orang yang bersih tapi pada saat yg sama semua yang di bawahnya kotor. Air mengalir dari atas. Suara ini takkan didengar oleh penjahat. Tapi yang masih punya hati, bersatulah kalian melawan dusta dan kemunafikan. #ArahBaru2019," sambungnya. [hpy]
Mustahil kita punya pemimpin tertinggi orang yang bersih tapi pada saat yg sama semua yang di bawahnya kotor. Air mengalir dari atas. Suara ini takkan didengar oleh penjahat. Tapi yang masih punya hati, bersatulah kalian melawan dusta dan kemunafikan. #ArahBaru2019
#2019WAJAHBARU (@Fahrihamzah) 6 Maret 2019
Baca Kelanjutan Terpopuler - Penegakkan Hukum, Fahri Kembali Kritik Pemerintah : https://ift.tt/2IZvzd4Ikan membusuk dari kepalanya...negara rusak karena pemimpinnya...mustahil kepemimpinan yang komit kepada penegakan hukum tegak jika penegak hukumnya berpolitik untuk kekuasaan pemimpinnya. Terlalu kentara permainan ini, mustahil pemimpin tidak mengerti. #ArahBaru2019
#2019WAJAHBARU (@Fahrihamzah) 6 Maret 2019
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Terpopuler - Penegakkan Hukum, Fahri Kembali Kritik Pemerintah"
Posting Komentar