
INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta kepada mantan Kepala BNN, Budi Waseso (Buwas) untuk fokus memikirkan Kwarnas Pramuka.
"Mudah-mudahan dia (Budi Waseso) berhenti jadi Dirut Bulog dan fokus menangani Pramuka, karena ini besar sekali butuh tenaga dan pemikiran yang luar biasa," kata Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Abdul Rafur, Selasa (2/10/2018).
Ia berharap Buwas bisa membawa Pramuka lebih baik lagi ke depannya, karena melihat sepak terjangnya yang cukup bagus di institusi Polri. Sehingga, organisasi Pramuka kedepan ada gebrakan baru dipimpin Buwas.
"Karena Pramuka ini wadah yang cukup strategis. Saya pikir Pak Buwas berhasil di BNN, dan semoga bisa berhasil di Pramuka," ujarnya.
Namun, Rafur tidak mau berkomentar terkait proses pemilihan Ketua Kwarnas Pramuka dalam Munas yang digelar di Kendari, Jumat (28/9/2018). Sebab, kabarnya dalam prosesnya diduga diwarnai intervensi dan intimidasi Kwarda untuk memilih salah satu calon.
"Karena saya tidak di sana, saya tidak tahu persis, hanya katanya-katanya. Saya tidak mau tanggapi kalau hanya katanya-katanya," jelas dia.
Namun demikian, Rafur menyarankan tidak perlu lagi dilakukan konfirmasi lebih lanjut mengenai isu tersebut. Karena menurut dia, Buwas sudah terpilih sebagai Ketua Kwarnas Pramuka mengalahkan Adhyaksa Dault dan Jana Anggadiredja.
"Saya pikir kalau sudah terpilih dan tidak ada gejolak, tidak perlu (klarifikasi). Kita maju saja kedepan dengan pemimpin yang baru," katanya.
Dalam voting pemilihan Ketua Kwarnas Pramuka, Budi Waseso meraih 19 suara, Adhyaksa Dault meraih 14 suara, sisanya 2 suara diraih Jana Anggadiredja. Alhasil, Buwas terpilih menjadi Ketua Kwarnas Pramuka masa bakti 2018-2023.
Baca Kelanjutan Terpopuler - Buwas Disarankan Fokus Urus Kwarnas Pramuka : https://ift.tt/2RmuTPhBagikan Berita Ini
0 Response to "Terpopuler - Buwas Disarankan Fokus Urus Kwarnas Pramuka"
Posting Komentar