Search

Terpopuler - Diduga Ada Korban HAM dan Kriminalisasi Era Jokowi

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma mensinyalir saat era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terjadi banyak kasus pelanggaran HAM dan kriminalisasi terhadap tokoh pergerakan, aktivis, hingga tokoh agama.

Seperti kasus dugaan makar yang menjerat sejumlah tokoh dan aktivis pada tahun 2016 lalu, dimana hingga kini proses hukumnya tidak menentu, sehingga Ia menyebut kasus itu bagian dari pelanggaran HAM berat.


"Contoh kasus Pak Sri Bintang dan teman-teman saya yang lain. Dikasih label makar, tapi sudah dua tahun proses hukumnya gak jelas. Kalau menurut saya itu pelanggaran HAM berat," kata Lieus, kepada INILAHCOM, Selasa (15/1/2019).

Di samping itu, masih kata dia, sejumlah kasus yang dituduhkan kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab tidak tepat. Bahkan, pemerintahan Jokowi terkesan tak peduli dengan nasib Habib Rizieq yang saat ini ada di Arab Saudi.


"Yang buat saya panas itu Imam Besar Habib Rizieq. Kok negara enggak ada kepedulian sama sekali, kayaknya dilepas begitu saja. Jangan lupa lho umat Islam ini terbesar di Indonesia. Saya pikir kudu cepat diselesaikan agar beliau ada bersama kita, berkumpul bersama umat yang sudah lama merindukan kehadirannya," ujar Lieus.


Menurut Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi ini, kasus-kasus tersebut seharusnya diselesaikan sebelum Pilpres 2019, sehingga rakyat dapat mengikuti pesta demokrasi lima tahunan itu dengan riang gembira.


"Saya punya pengalaman lho, kemarin saya ngomong 'kamsia Jokowi cukup satu periode' langsung dibikinin LP di Bareskrim.Tapi saya senang karena setelah saya buat statmen itu,1000 pengusaha Tionghoa di Glodok malah secara terbuka mendukung Prabowo Untuk presiden 2019," sambungnya.


Untuk itu, Angggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama ikut memperjuangkan nasib orang-orang yang diduga menjadi korban HAM rezim Jokowi.


"Kita malu kalau kita diam saja, kita malu.Ini hak kita sebagai warga negara. Kita harus kompak, jangan biarkan mereka sendirian. Sekarang kita harus bersama-sama memperjuangkan.Sampai ke luar negeri gak apa-apa kalau memang rezim ini gak benar," pungkasnya. [wll]

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Terpopuler - Diduga Ada Korban HAM dan Kriminalisasi Era Jokowi : http://bit.ly/2De2MfV

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Terpopuler - Diduga Ada Korban HAM dan Kriminalisasi Era Jokowi"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.