Search

Terpopuler - Demi Sejuta Rumah, Perluas Jangkauan KPR FLPP

INILAHCOM, Jakarta - Country General Manager Rumah123.com, Ignatius Untung menyarankan Pemerintah memperluas segmen kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP.

"Permasalahannya adalah segmen yang harus dibantu untuk masalah kepemilikan rumah ini bukan hanya segmen Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP. Segmen yang di atas FLPP, belum ada produk yang menyasar segmen tersebut. Padahal mereka juga membutuhkan," kata Ignatius di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Dia menjelaskan, program FLPP saat ini, hanya menyasar segmen masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan harga sekitar Rp100 juta. Sedangkan segmen masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan harga sekitar Rp200 juta hingga Rp500juta, masih banyak yang belum mampu dan memerlukan kehadiran pemerintah. "Ini yang harus ditolong juga," ujar Ignatius.

Selain itu dirinya juga mengusulkan agar pemerintah memberlakukan pajak progresif untuk properti dengan tujuan harga properti tidak mengalami kenaikan akibat permainan spekulan.

"Kalau (pajak properti) menjadi progresif maka dapat membantu menahan harga," kata Ignatius Untung di sela-sela diskusi Property Outlook 2019.

FLPP merupakan program KPR untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa memiliki hunian atau rumah sehingga daya beli di sektor perumahan semakin tinggi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), telah menyalurkan dan mengelola dana sebanyak Rp35,76 triliun untuk membiayai 566.774 unit rumah.

Tahun 2019, Kementerian PUPR mendapat alokasi dana sebanyak Rp7,1 triliun terdiri dari alokasi DIPA sebesar Rp5.2 triliun ditambah dengan proyeksi pengembalian pokok senilai Rp1,9 triliun dengan target rumah sebanyak 68.858 unit. [tar]

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Terpopuler - Demi Sejuta Rumah, Perluas Jangkauan KPR FLPP : http://bit.ly/2FMfi8U

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Terpopuler - Demi Sejuta Rumah, Perluas Jangkauan KPR FLPP"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.