Search

Terpopuler - Mengakrabkan Diri dengan Rizki Kita

ADA orang yang sejak subuh tadi sampai malam begini belum pulang-pulang ke rumahnya. Terus berputar dan berjalan tanpa mengenal lelah dan capek. Mencari rizki, katanya. Walau tak mengenal lelah dan capek, rupanya lelah dan capek mengenalnya untuk kemudian membebani badan dan jiwanya yang tak mempedulikannya. Akhirnya, dia tertunduk lesu sambil bergumam: "Sulit juga mencari rizki, sulit pula mengejarnya."

Ada orang yang juga bekerja sebagaimana lazimnya orang lain bekerja, berfikir sebagaimana orang lain juga berfikir, berkeinginan sebagaimana orang lain juga memiliki keinginan. Dia tetap setia menunggu jadwal komunikasinya dengan Allah, yakni menunggu saatnya adzan untuk mengadukan apa yang menjadi keluhan dan harapannya. Setelah salam shalat selesai, tak diduga orang yang shalat di sebelahnya adalah teman lamanya yang baru pulang dari luar negeri. Tak dinyana, pertemuan ini melahirkan banyak hikmah.

Benar kata para bijak: "Rizkimu lebih tahu alamatmu ketimbang pengetahuanmu akan alamatnya." Kalau begitu, pertemuan kita dengan rizki kita akan lebih mudah jika rizki yang mencari kita, bukan kita yang mencari rizki. Logis bukan? Tapi sayangnya kebanyakan kita adalah pencari rizki, bukan? Lalu bagaimana caranya agar rizki yang mencari kita? Nah inilah yang perlu kita pelajari.

Saya bertemu dengan banyak orang yang dikejar-kejar rizki dengan cara yang halal tentunya, tanpa tipu menipu dan tanpa bersekongkol dengan kemaksiatan. Saya telah banyak berbincang dengan mereka. Pun juga saya sering membaca kisah orang-orang masa lalu yang dikejar rizki. Lengkapnya bagaimana? Tentu tidak bisa sempurna jika dijelaskan lewat tulisan ini.

Tanggal 26 Mei, hari Ahad setelah Ashar, insyaAllah akan kami adakan kembali Kajian Khusus Tips Mendapatkan Rizki yang Barakah dengan Mengenal Bahasa Rizki dan Kunci Pintu-pintunya.

Yang berkenan ikut harap mendaftarkan diri ke Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya. Contact Person: Yasir Bahalwan +6281331880988, Mas Odi 081334288348. Peserta terbatas. Salam, AIM. [*]

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Terpopuler - Mengakrabkan Diri dengan Rizki Kita : http://bit.ly/2Vwd7cW

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Terpopuler - Mengakrabkan Diri dengan Rizki Kita"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.