
Pengacara senior, Otto Hasibuan menyebutkan, bahwa ada sekitar 3.000 pengacara yang berasal dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam AAIB menyatakan diri untuk mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia ke - 8.
"Kami semua ini adalah deklarator, kami hanya mewakili disini karena keterbatasan tempat, oleh karena itu kita semua yang hadir disini dari seluruh penjuru negeri kita menyatakan sikap kita bahwa kita Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Mendukung Prabowo-Sandi sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia," ungkap Otto.
Otto menjelaskan, alasan para advokat ini mendukung Prabowo-Sandi, karena selama 4,5 tahun penegakan hukum di pemerintahan Presiden Jokowi kurang berjalan dengan baik.
"Deklarasi Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Mendukung Prabowo-Sandi jadi presiden Republik Indonesia yang kedelapan, mencermati pemerintah sekarang yang sangat lemah dalam penegakan hukum dan tidak berhasil memberikan keadilan dan kemakmuran bagi rakyat Indonesia sehingga kami merasa perlu ada perubahan di negeri ini," papar Otto
"Karena itu, kami berjanji dengan sekuat tenaga dan pikiran akan berjuang untuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno untuk terpilih menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia," tambahnya.
Prabowo yang hadir dalam deklarasi itu mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada ribuan advokat yang hadir dalam deklarasi tersebut untuk mendukung dirinya bersama Sandiaga Salahuddin Uno dalam memenangkan Pilpres 2019 ini. Apalagi, para advokat tersebut datang dari berbagai daerah di Indonesia.
"Saya terimakasih kepada pak Otto Hasibuan yang membawa 3.000 ahli hukum. Ini luar biasa. Karena hukum lah yang membedakan apakah kita bangsa tidak beradab atau bangsa beradab," ujar Prabowo.
Oleh karena itu, Prabowo juga meminta kepada seluruh advokat yang mendukungnya untuk ikut serta menjaga proses pemilu di Indonesia agar berjalan dengan adil dengan bersama-sama relawan yang lain untuk memantau dan menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari potensi kecurangan. Dengan demikian, Indonesia bisa menjadi negara yang terhormat.
"Peradaban berdiri diatas landasan hukum. Kalau tidak ada rule of law yang terjadi adalah rule of the strongest, yang berkuasa yang lebih kuat, jadinya bukan akal sehat tapi yang terjadi adalah adu kekuatan," tandas Prabowo.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Terpopuler - Didukung 3.000 Advokat, Prabowo: Terima Kasih"
Posting Komentar