
INILAHCOM, Jakarta - Partai Demokrat memberikan 'kelonggaran' terhadap sejumlah kadernya yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di pemilihan presiden 2019 mendatang.
Alih-alih memberikan sanksi kepada kader yang tak sejalan dengan sikap partai mendukung Prabowo-Sandi, Demokrat justru membiarkan kadernya menentukan dukungan sendiri.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menjelaskan alasan partainya tak menghukum kader-kader di daerah yang mendukung Jokowi-Ma'ruf ketimbang Prabowo-Sandi.
"Saat Prabowo dan SBY bicarakan koaliai 24 Juli 2018, ada 5 DPD Demokrat yg kebetulan bukan basis suara Prabowo 2014 dan hasil aurvey ---karena alasan politik identitas-- tidak akan diikutaertakan ketua DPD nya dalam tim pemenangan pilpres," tulis Andi dalam kultwitnya yang diberi judul 'Penjelasan soal isu dispensasi' seperti dipantau INILAHCOM, Sabtu (9/9/2018).
Total ada tujuh poin yang disampaikan Andi atas sikap beberapa DPD Demokrat di daerah yang ngotot mendukung Jokowi-Ma'ruf. Dan salah satunya, SBY kata Andi, sudah membicarakan hal tersebut ke Prabowo sebelum diumumkan soal adanya dispensasi.
Berikut kultwit Andi Arief selengkapnya.
Penjelasan soal isu dispensasi
1. Saat Prabowo dan SBY bicarakan koaliai 24 Juli 2018, ada 5 DPD Demokrat yg kebetulan bukan basis suara Prabowo 2014 dan hasil aurvey ---karena alasan politik identitas-- tidak akan diikutaertakan ketua DPD nya dalam tim pemenangan pilpres.
2. Dalam pertemuan tersebut Prabowo memaklumi realitas yang ada dalam internal partai demokrat. Partai demokrat sebetulnya menjadi korban atas meluasnya politik identitaa. 5 Daerah itu yang jelaa bukan Di Jawa.
3. Prabowo dan SBY sangat memahami bahwa dalam demokrasi memang memerlukan suara terbanyak, namun demokrasi aendiri tidak bisa menghapua politik identitas dan keberagaman. Prabowo dan SBY aetuju hal itu harus diatur dan dihormati.
4. Ada 5 DPD Demookrat yang setia terhadap partai demokrat namun meminta kebijaksanaan atas realitas yang sudah terjadi. Mereka akan berkonsentraai pemenangan pileg dan bukan pilpres. Di balik koalisi Gerindra dan demokrat ada kesepakatan soal ini yg bisa dijelaskan.
5. Partai Demokrat adalah rumahnya segala perbedaan yang harus dikelola aecara bijaksana. Andai saja berkoalisi dengan Jokowi bisa saja muncul sebaliknya dimana 29 DPD meminta kebijaksanan serupa. Pasti tidak mudah juga bagi partai kami mencari solusi.
6. Persoalan 5 DPD Demokrat yang tifak akan diikutkan dalam tim pilprea prabowo akan ada solusi pembentukan tim pemenangan di 5 propinsi itu dengan mempwrtimbangkan hal-hal di atas.
7. Prabowo dan SBY sangat berpengalaman dalam mengatasi situasi seperti ini untuk mendapatkan solusi yang cespleng. Jadi ini bukan Demokrat main dua kaki, tetapi betapa besar upaya demokrat menghargai perbedaan apalagi yg menyangkut politik identitas.
Baca Kelanjutan Terpopuler - Penjelasan Demokrat Kasih Dispensasi Pilih Jokowi : https://ift.tt/2wWYzsFBagikan Berita Ini
0 Response to "Terpopuler - Penjelasan Demokrat Kasih Dispensasi Pilih Jokowi"
Posting Komentar